Tiga Cara Jitu Membuat Karyawan Betah bagian ke-3 (Immeasurable)

30 Jun 2009

Nah… pengunjung blog sekalian…sampailah kita di bagian ke-3 atau terakhir dari tiga cara jitu yang membuat karyawan betah, yaitu perihal pengukuran unjuk kerjanya (measuring) di perusahaan. Pengukuran tersebut harus dituangkan secara tertulis dan jelas bagi sang karyawan terhadap apa yang ingin dicapai oleh perusahaan yang bukan hanya diukur dengan keberhasilan menyelesaikan tugas, namun juga selesainya tugas yang diberikan dengan tepat waktu atau sesuai tanggal jatuh tempo yang diberikan.

Seringkali karyawan yang merasa tidak adanya tolok ukur keberhasilan yang jelas dari tugas yang telah dilaksanakannya, akan merasa cuek terhadap prestasi kerja yang diinginkan oleh perusahaan. Sang karyawan tersebut juga akan memiliki kecenderungan untuk mengulur-ulur waktu dalam pelaksanaan tugasnya. Tentunya ini juga akan menyebabkan efek samping yakni ketidak-mampuan karyawan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan keinginan perusahaan.

Biasanya ketidak-berhasilan dari pelaksanaan tugas tersebut akan menyebabkan perusahaan men-vonis karyawan tersebut tidak becus mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya rasa ketidak-percayaan diri pada sang karyawan. Pada akhirnya akan timbul matinya gairah/ semangat untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan pada diri sang karyawan.

Oleh karena itu, membuat target waktu penyelesaian suatu tugas/ pekerjaan adalah sangat penting bagi perusahaan untuk memacu prestasi karyawan. Satu hal yang perlu saya tambahkan adalah bahwa target waktu yang ditetapkan haruslah memperhitungkan pula hal-hal diluar perkiraan yang mungkin menyebabkan sang karyawan kehilangan fokus terhadap target tersebut. Sebisa mungkin karyawan tetap diajak berdialog dalam satuan waktu yang lebih kecil guna memantau kemajuan yang telah dicapainya sejauh ini, sehingga kita bisa memberikan masukan-masukan dini yang membuat sang karyawan makin fokus pada target tugasnya tersebut.

Demikianlah akhir dari cerita saya mengenai tiga hal yang membuat karyawan betah yang saya dapatkan informasinya dari buku yang saya baca beberapa minggu yang lalu. Sekali ini saya ingatkan tiga hal yang perlu dihindari oleh seorang atasan/ perusahaan adalah anonimous, irrelevance, dan immeasurable.

Selamat melaksanakan tugas. Semoga bermanfaat bagi semuanya.


TAGS terukur mengukur target measure immeasurable


-

Author

Follow Me