Belasungkawa Atas Korban Pemboman

18 Jul 2009

Jumat, 17 Juli 2009, terulang kembali peristiwa bom bunuh diri beberapa tahun yang lalu di tempat yang sama, yakni hotel JW Marriott. Selang beberapa saat kemudian, menyusul bom bunuh diri yang kedua di tempat yang berdekatan yakni hotel Ritz Carlton yang menjadi tempat menginap seluruh offisial dan tim Manchester United yang akan melakukan pertandingan persahabatan dengan tim Indonesia All-star. Tragedi yang terjadi tepat 3 hari sebelum dimulainya pertandingan antara juara liga primer Inggris, Manchester United dengan tim All-Star Indonesia. Suatu tragedi yang sangat memalukan, yang sekaligus membuat tim Manchester United membatalkan kunjungannya ke Indonesia, walaupun ketua PSSI telah bertolak ke Malaysia untuk meyakinkan pihak offisial tim Manchester United, bahwa akan dilakukan langkah memperketat keamanan.

Dibalik peristiwa terulangnya kembali tragedi bom bunuh diri, kita bisa melihat bahwa ternyata teroris yang melakukan bom diri ini tetaplah tidak berperikemanusiaan. Aksi teror ini telah merenggut nyawa orang tidak berdosa. Para teroris mungkin tidak menyadari/ mempertimbangkan dengan matang bahwa dengan terbunuhnya para korban yang merupakan tulang punggung untuk menghidupi keluarga mereka masing-masing, maka pihak keluarga akan kehilangan sumber pencarian nafkah. Saya yakin bahwa pelaku teroris tidak pernah memiliki kasih sayang sebagaimana manusia yang seutuhnya. Kita tahu bahwa tiap agama mengajarkan kepada para pengikutnya untuk mengasihi satu sama lain dan juga mencintai sesama tanpa memperdulikan agama yang dianut orang lain.

Akhir kata, saya hanya ingin menyatakan belasungkawa yang dalam kepada para keluarga korban yang terlanda oleh tragedi bom bunuh ini. Saya juga berharap pihak kepolisian Indonesia bisa lebih memperketat pengawasan di masa mendatang dengan mempercepat penangkapan gembong teroris yang belum tertangkap hingga saat ini.


TAGS bom bunuh diri JW Marriott dan Ritz Carlton belasungkaw


-

Author

Follow Me